02313. Jabbal Uhud.
Arba’in sdh sampai penghujung waktu, kami berangkat ziarah sekitar Madinah, ke mesjid Qiblatain, mesjid Quba dan Jabal Uhud, saya tercenung menatap makam suhada Uhud dari atas bukit, tempat kaum muslimin mundur dan bertahan dari kejaran kaum kafir Mekah dlm kekalahan perang Uhud.
Saya bertanya kpd ketua rombongan, dimanakah Nabi menempatkan pasukan panah kala itu, ketua rombongan menunjuk agak ragu.
Melihat medan pertempuran, bukit yg memanjang dan berkelok didepan, pasukan panah ada tepat dicelah bukit itu.
Sehingga ketika pasukan kafir Qurais dibagi dua dan ada yg memutar kebelakang bukit yg memanjang itu, pasti akan terlihat oleh pasukan panah, hanya dari celah bukit itu saja.
Jadi ketika pasukan panah turun dari celah bukit dan ikut berebut harta rampasan, tdk ada yg tahu bahwa ada pasukan yg lagi memutar dibalik bukit dan menyerang dari arah yg berlawanan dg datangnya pasukan kafir Qurais yg pertama.
Ya Nabiyulah telah berselang 5 abad lebih berlalu dari masa itu, masa kekalahan pasukan kaum muslimin oleh pasukan kafir Qurais, namun keadaan yg sama masih tetap berlangsung hingga hari ini.
Kaum muslimin modern sekarang masih tetap seperti kala itu, tdk taat kpd perintahmu, berebut harta dan kedudukan dunia dg cara yg hina.
Saling salah menyalahkan, sehingga tdk ada ikatan kesatuan yg utuh dari kaum muslimin dinegri kami, bahkan diantara sesama negeri muslim.
Kaum muslimin yg kaya, menanamkan modalnya didlm perusahaan dan dinegri kaum kafir utk diputar dlm usaha2 yg memproduksi kebijakan, barang dan jasa yg merusak ukhuah dan melemahkan akidah Islamiyah.
Sehingga kini kami kaum muslimin masih tetap jadi pecundang, terpecah belah dan dilemahkan oleh kaum kafir.
Mudah2-an Allah mengampuni para suhada Uhud, mengampuni, menolong dan menguatkan kami dari pada kaum yg kafir, Aamiin.
Saya bertanya kpd ketua rombongan, dimanakah Nabi menempatkan pasukan panah kala itu, ketua rombongan menunjuk agak ragu.
Melihat medan pertempuran, bukit yg memanjang dan berkelok didepan, pasukan panah ada tepat dicelah bukit itu.
Sehingga ketika pasukan kafir Qurais dibagi dua dan ada yg memutar kebelakang bukit yg memanjang itu, pasti akan terlihat oleh pasukan panah, hanya dari celah bukit itu saja.
Jadi ketika pasukan panah turun dari celah bukit dan ikut berebut harta rampasan, tdk ada yg tahu bahwa ada pasukan yg lagi memutar dibalik bukit dan menyerang dari arah yg berlawanan dg datangnya pasukan kafir Qurais yg pertama.
Ya Nabiyulah telah berselang 5 abad lebih berlalu dari masa itu, masa kekalahan pasukan kaum muslimin oleh pasukan kafir Qurais, namun keadaan yg sama masih tetap berlangsung hingga hari ini.
Kaum muslimin modern sekarang masih tetap seperti kala itu, tdk taat kpd perintahmu, berebut harta dan kedudukan dunia dg cara yg hina.
Saling salah menyalahkan, sehingga tdk ada ikatan kesatuan yg utuh dari kaum muslimin dinegri kami, bahkan diantara sesama negeri muslim.
Kaum muslimin yg kaya, menanamkan modalnya didlm perusahaan dan dinegri kaum kafir utk diputar dlm usaha2 yg memproduksi kebijakan, barang dan jasa yg merusak ukhuah dan melemahkan akidah Islamiyah.
Sehingga kini kami kaum muslimin masih tetap jadi pecundang, terpecah belah dan dilemahkan oleh kaum kafir.
Mudah2-an Allah mengampuni para suhada Uhud, mengampuni, menolong dan menguatkan kami dari pada kaum yg kafir, Aamiin.
Komentar
Posting Komentar