023124. Taman Syurga.
Raudhah adalah ruang antara rumah kediaman Nabi dg mimbar nabi, ditandai dg pilar2 yg diberi porselent dg motif yg dibedakan dan sesuai aslinya, seluruhnya ada 12 pilar, 3 pilar kearah kiblat dan 4 pilar kearah samping, berbentuk persegi panjang.
Jagan dikata ditandai dg karpet kembang2 dasar putih, karena kita tdk akan melihat perbedaan karpet yg penuh tertutup jemaah.
“Antara rumahku dan mimbarku adalah taman surga” (al hadist ), kenapa dan ada apa dg raudhah, saya mencoba bermenung dan kembali ke-masa2 perjuangan Rasulullah diawal perkembangan agama Islam di Madinah.
Mesjid itu ya ini, kalau rumah nabi disana dan mimbar nabi disini, berarti lebar mesjid kala itu adalah dua kali lebar antara rumah dan mimbar Nabi ini.
Jemaahnya ya disini ini, setiap waktu sembahyang fardhu dan jum’at berjamaah, Nabi berjalan dari rumah menuju mihrab dan mimbar.
Terbayang setiap akan sembahyang fardhu dan jum’at berjamaah, nabi Muhammad berjalan melewati Raudhah, kepala beliau menengok kekanan, menyaksikan kaum muslimin, yg Anshar yg Muhajir, yg ruku dan yg sujud, yg jihad fisabilillah, yg ridha dan tawadhu kpd Allah dan Nabinya.
Nabi melangkah dg hati ber-bunga2, penuh ridha kpd Allah dan cinta kasih kpd jamaah umatnya, sungguh manusiawi jika ada langkah yg dicintai nabi adalah langkah2 diraudhah ini.
Jika ada suasana hati yg paling membahagiakan nabi adalah suasana hati diraudhah ini, sehingga pantaslah jika Allah mengangkat property yg menyenangkan hati nabinya menjadi taman disurga kelak, Wallahualam bisawab.
Jagan dikata ditandai dg karpet kembang2 dasar putih, karena kita tdk akan melihat perbedaan karpet yg penuh tertutup jemaah.
“Antara rumahku dan mimbarku adalah taman surga” (al hadist ), kenapa dan ada apa dg raudhah, saya mencoba bermenung dan kembali ke-masa2 perjuangan Rasulullah diawal perkembangan agama Islam di Madinah.
Mesjid itu ya ini, kalau rumah nabi disana dan mimbar nabi disini, berarti lebar mesjid kala itu adalah dua kali lebar antara rumah dan mimbar Nabi ini.
Jemaahnya ya disini ini, setiap waktu sembahyang fardhu dan jum’at berjamaah, Nabi berjalan dari rumah menuju mihrab dan mimbar.
Terbayang setiap akan sembahyang fardhu dan jum’at berjamaah, nabi Muhammad berjalan melewati Raudhah, kepala beliau menengok kekanan, menyaksikan kaum muslimin, yg Anshar yg Muhajir, yg ruku dan yg sujud, yg jihad fisabilillah, yg ridha dan tawadhu kpd Allah dan Nabinya.
Nabi melangkah dg hati ber-bunga2, penuh ridha kpd Allah dan cinta kasih kpd jamaah umatnya, sungguh manusiawi jika ada langkah yg dicintai nabi adalah langkah2 diraudhah ini.
Jika ada suasana hati yg paling membahagiakan nabi adalah suasana hati diraudhah ini, sehingga pantaslah jika Allah mengangkat property yg menyenangkan hati nabinya menjadi taman disurga kelak, Wallahualam bisawab.
Komentar
Posting Komentar