Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2017

JEMARI ALLAH : 03232. JEDDAH :

Pulang ke Jeddah kamis malam lepas isya dan tawaf wada, ketika masuk waktu shalat Jum’at dilaksanakan di asrama kedatangan Madinatul Hujaz Jeddah, suasana haru mendengar khotbah terjemahan. Yg paling mengharukan dan menuntun isak tangis adalah, makin menjauhnya bayangan ka’bah dlm ruang mata, bahkan pelan2 terlihat makin mengecil dan menjauh dari ruang mata, hanya tinggal sebuah titik hitam dan itupun ahirnya hilang, Allahuakbar. BANDUNG : Ketika saya sedang tawaf, ada keinginan dlm hati utk dpt sampai ke Hajar Aswad, bukan utk menciumnya, krn mulut saya tdk layak utk itu, hanya ingin melekatkan dada ini ke hajar aswad, agar dpt dekat hati ini ke “haribaan Mu”. Tetapi saya tdk sanggup mendekat dan menjual stamina yg pas2-an. Bahkan utk ziarah ke Jeddah tdk saya lakukan, (baru semalam tiba di Bandung masuk UGD dlm pemeriksaan kena pheumonia akut/radang paru). Ketika sdh sehat dirumah, membaca buku “halal“ yg dibagikan saat akan naik pesawat kembali ke tanah air. Pelan2 saya m...

HARI ARAFAH : 02333. BERBEKAL DOSA :

ya Allah tiada modal yg kami bawa utk berhaji ini, padang pasirnya kepunyaanMu, gunung batunya kepunyaanMu, kerikilnya kepunyaanMu, bahkan tenaga utk melontar adalah dayaMu. Ya Allah ONHnya pemberianMu, bekalnya rizki dariMu, sehatnya adalah berkahMu. Modal saya hanya sebuah niat ya Allah, bekal yg saya usung hanyalah dosa. Ya Allah, jika saya tdk memetik pelajaran dan hikmah dari ibadah haji ini, ya Allah, kpd siapa saya hrs mepertanggung jawabkan sumberdaya yg tlh engkau siapkan dlm rangka ibadah haji ini, Allahuakbar. Ya Alah Jika engkau tdk mengampuni dosa saya yg menggunung ini, kemana lagi saya harus pergi ya Allah. Ya Alah ampunilah segala dosa kami, dosa ibu bapa kami, orang2 tua kami, isteri kami, anak cucu dan keturunan kami, keluarga dan sehabat2 kami, tetangga dan lingkungan kami, serta kaum muslimin dan muslimat. Ya Allah maha besar engkau yg memelihara manusia “lewat getaran hati“, ya Allah bukakanlah pintu hati kami utk menerima sinar terangmu, yg senantiasa me...

HARI ARAFAH : 02332. PADANG SUNYI :

Selesai jumrah dlm nafar awal jemaah naik kendaraan berangkat meninggalkan Muzdalifah (kemah kami masuk kawasan Muzdalifah) utk kembali ke Mekah. jln kembali, memutar dan melingkari padang arafah yg telah kosong, sunyi dan sepi. Angin padang pasir Menerbangkan sampah2 plastic yg menumpuk tertahan dipinggir pagar ram kawat. Dilangit arafah burung elang melayang dan ber-putar2 beberapa kelompok. ya Allah, betapa pengerahan sumberdaya yg tlh dihabiskan  pemerintah Arab Saudi, utk melayani penyelenggaraan haji ini. Antrian kendaraan tertahan dijln layang melingkar memutari bukit batu, sekeliling padang arafah adalah bukit batu dan bukit batu. Ya Allah dipadang ini tdk ada hujan, jadi bukit2 batu ini terbentuk seperti ini dari awal nya, bukan bukit2 subur yg terkikis erosi dan tdk tergeser karena gempa. Bukit2 ini padang pasir ini, memang terbentuk seperti ini “dari awalnya“, diciptakan utk tujuan yg satu, wukuf dan haji. Hamparan pasirnya, tumpukan batunya semata disediakan...

HARI ARAFAH : 02331. TEMPAYAN BESAR :

Keberangkatan ke Arafah utk wukuf sdh ditetapkan malam ba’da Isya, sore hari menjelang asyhar ketika keluar dari maktab, bejalan menurun menuju mesjidil Haram, saya tdk dlm posisi menegadah tapi  melihat awan terkuak bak pintu terbuka. Ada bayangan orang2 sedang sibuk menuang sesuatu kedlm tempayan2 besar dan mulai pelan2 dituangkan kebawah. Saya yakin Allah akan dan sedang mecurahkan rachmat dan ampunan kpd umatnya, namun saya risih utk bercerita kpd teman seiring.

TAWAF UMROH : 032313. SIGHAH ALLAH :d

Ahirnya rombongan kumpul lagi dibawah hujan lebat dan tdk lengkap lagi, tapi sepakat utk melaksanakan tawaf umroh "basahan", masuk kemesjid dan tawaf umroh dg lapang, krn sebagian besar jemaah masuk ruang mesjid yg teduh. Hujan lebat sama sekali tdk mengurangi kekhusuan tawaf, malah ada lebihnya krn jamaah lain tdk dpt membedakan mana air mata dan mana air hujan. Ketika melewati hijir Ismail, melihat air tercurah dg derasnya dari talang emas. Derasnya guyuran air hujan dan dinginnya kain ihram seakan “sighah Allah” yg tembus dan meresap kesanubari, Allahuakbar. Katika sujud dibelakang makom Ibrahim, dahi tenggelam dlm genangan air bening dan marmer yg dingin, ya Allah engkau kuasa memberi kegembiraan kpd kami bak anak kecil, yg basah kuyup bergelayut diharibaan “tangan Mu“, sedang engkau sendiri tetap suci dan mensucikan, Allahuakbar. Kembali kemaktab saya menengokkan kepala gundul kedlm celah daun pintu kamar isteri saya, yg disambut dg isak tangis, ternyata saya sem...

TAWAF UMROH : 032312. SEPAKAT TAWAF BASAHAN :

Selesai sembahyang jum’at, terlihat awan mendung diatas langit, makin tebal diiringi angin dingin dan gerimis, ahirnya turun hujan lebat. Tempat tawaf terlihat lenggang, saya berbisik kpd teman sebelah, di Mekah ini hujan blm tentu turun 1 tahun 1x, kapan lagi kita mau tawaf hujan2-an. Bapak2 sepakat tawaf basahan, tapi ibu masih ragu, tak lama hujan pun reda, membuat ibu2 setuju tapi mau diantar ambil air wudlu dulu. Ahirnya  rombongan turun ketoilet utk berwudlu, dan turun hujan lebih lebat dari yg tadi. teman yg menunggu didepan pintu toilet wanita berlarian keemper toko, saya tegak berdiri ditengah hujan lebat. Asykar dan pembantunya berteriak membentak bapak2 yg memaksa masuk ketoilet wanita, saling dorong ingin berteduh. Air hujan memenuhi lantai halaman mesjid dan segera berubah menjadi “banjir cileuncang” menuju kearah mesjid. Angin kencang dan butiran hujan mendera muka, pakaian ihram basah kuyup, namun saya tdk berani meninggalkan tempat, khawatir ibu2 keluar toile...

TAWAF UMROH : 032311. BURUNG ELANG :r

Beberapa hari menjelang keberangkatan ketanah suci, ba’da sholat asyhar dirumah saya menangis tersedu, terbayang sedang tawaf sekeliling ka’bah, terasa begitu dekatnya diri kerumah dan “kepada Dzatnya”. Serasa kembali kemasa kecil ketika kakek akan bayaran (menerima gaji tengah bulanan dari Onderneming). Tangan saya  bergelayut erat memegangi tangan kakek sambil memutari, dgn perasaan bahagia akan menerima uang jajan recehan 5 ketip warna kuning, bergambar pangeran diponegoro menunggang kuda. Tiba di Mekah dari Madinah Jum’at pagi sekitar jam 8.00, (krn masuk gelombang 1), jam 10.00 sdh beres dikamar masing2. Pengumuman dari ketua rombongan kita akan tawaf umrah ba’da isya, jadi sembahyang jum’at, asyhar dan magrib akan dilaksanakan dimaktab. Saya berbisik kpd teman sekamar, kita jauh2 dari Bandung datang ke Mekah, mesjidil Haram sdh didepan mata, sembahyang Jum’at kok dimaktab, rasanya apaya. Ahirnya kita berangkat dg beberapa jemaah utk sembahyang Jum’at di mesjidil Haram....