JEMARI ALLAH : 03232. JEDDAH :
Pulang ke Jeddah kamis malam lepas isya dan tawaf wada, ketika masuk waktu shalat Jum’at dilaksanakan di asrama kedatangan Madinatul Hujaz Jeddah, suasana haru mendengar khotbah terjemahan. Yg paling mengharukan dan menuntun isak tangis adalah, makin menjauhnya bayangan ka’bah dlm ruang mata, bahkan pelan2 terlihat makin mengecil dan menjauh dari ruang mata, hanya tinggal sebuah titik hitam dan itupun ahirnya hilang, Allahuakbar. BANDUNG : Ketika saya sedang tawaf, ada keinginan dlm hati utk dpt sampai ke Hajar Aswad, bukan utk menciumnya, krn mulut saya tdk layak utk itu, hanya ingin melekatkan dada ini ke hajar aswad, agar dpt dekat hati ini ke “haribaan Mu”. Tetapi saya tdk sanggup mendekat dan menjual stamina yg pas2-an. Bahkan utk ziarah ke Jeddah tdk saya lakukan, (baru semalam tiba di Bandung masuk UGD dlm pemeriksaan kena pheumonia akut/radang paru). Ketika sdh sehat dirumah, membaca buku “halal“ yg dibagikan saat akan naik pesawat kembali ke tanah air. Pelan2 saya m...